ATM

ATMTulisan ini terinspirasi dari blognya pak budi tentang ATM. Ngomong-ngomong soal ATM, saya jadi ingat waktu dulu di jogja (sekitar tahun 99). Ada ATM BNI di UGM. Terlihat antrian yang cukup panjang, kebetulan saya juga ikutan antri (yah jelas dunk mau ambil uang). nah di depan saya terlihat orang seperti yang tergesa-gesa. Setelah orang yang didepan saya selesai dan meninggalkan bilik, saya segera masuk ke bilik untuk mengambil uang. Saya kaget menyaksikan layar monitor yang bertuliskan “apakah ada transaksi yang lain?” ada jawaban “ya” dan “tidak”. melihat tulisan itu di layar, saya segera menekan tombol pada jawaban “tidak”, dan segera mengambil kartu ATM yang barusan keluar. setelah itu saya langsung memanggil orang yang barusan keluar tersebut. Syukurlah masih belum jauh. jadi kartu ATM nya bisa segera saya kembalikan.

Seandainya waktu itu pikiran saya jahat, bisa saja saya menekan tombol “ya”, dan menguras uangnya. dan memang saya ditempa untuk berbuat jujur oleh orang tua, maka dengan spontan untuk berbuat baik.

Apakah mesin-mesin ATM BNI masih seperti itu penerapannya? keluar uang dulu baru kartunya keluar setelah muncul pertanyaan “apakah ada transaksi yang lain?”.
kalau saya sekarang menggunakan ATM mandiri dan ATM BCA. sebelum uang kita keluar, kartu kita keluar duluan. baru uang menyusul disertai struk.

*Gambar: http://www.businessbillingsolutions.com/index_files/ATM.ht1.jpg

5 thoughts on “ATM”

  1. Untung yang di belakang dia itu Sampeyan, Kang Pedhet. Temen Kang Kombor dulu ludhes dhuwitnya waktu kartu ATM-nya ketinggalan di mesin ATM.

    ATM BCA itu bagus, kalau mau ambil dhuwit yang tinggal pencet jumlahnya, kartu ATM akan keluar dulu sebelum dhuwit keluar. Kalau bank lain Kang Kombor nggak tahu. Soale nggak punya sih.

  2. Sayang saya tdk punya ATM 😕
    Tapi Saya sangat salut sama Kang PEDHET. Kebaikan lebih bayak dari pada kejelekannya (tetapi sesudahnya tidak menyesal kan..? :)):)) )
    Kalau Tidak salah PEDHET (Anak Sapi kecil) yang masih menyusu… Lha kok?

    #Alhamdulillah… saya sangat tidak menyesal, malah saya sangat bersyukur. iya bener sekali mbak. Pedhet artinya anak sapi🙂 cerita soal “pedhet” nanti akan saya paparkan di blog, lain waktu. sebenarnya sudah ada, tapi saya lupa naruhnya di mana. btw, thx dah mampir kesini.

  3. Plus minus:
    BNI : kalo mau ngambil lai gag perlu masukin kartu, celakanya klo lupa pas out
    BRI dan BCA : harus ngulang masukin kartu klo mau ngmabil lagi

    yayayaya … itu prsonal eksperiens saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s