About Suban

Pagi ini, listrik padam lagi setelah 2 hari yang lalu juga padam, untuk kawasan veteran di kotaku (pontianak). Berarti sudah 2 kali pemadaman listrik dalam satu minggu ini.

Kalau padam listrik begini, nggak ada yang dikerjain. Daripada nggak ada ngapa-ngapain, aku jadi ingat dengan telunjuk tangan kananku yang terkena suban. Lagi sibuk ngutak-ngatik telunjuk yang terkena suban dengan jarum suntik, tiba-tiba bosku lewat dan bertanya “ngapain tuh mainan jarum?”. Aku menjawab “buang suban pak”. Dia terlihat heran dan bertanya lagi “apa itu suban?”. Aku jelasin ke beliau, kalau suban adalah duri kecil yang menusuk kulit. Biasanya istilah suban digunakan untuk kayu sirap (atap rumah) atau kayu reng yang serabut kasar dan tajam menusuk ke dalam kulit dan patah di dalam. Untuk mengeluarkannya harus menggunakan jarum (paling enak jarum suntik), nggak bisa dicabut pakai pinset, karena suban tertanam pada kulit.

Aku belum ngecek kamus besar indonesia, mungkin istilah “suban” hanya dikenal orang-orang pontianak (melayu) saja. Soalnya bosku itu dari aceh, wajar saja tak tahu arti suban. Bagaimana dengan daerah lain? Apa istilah untuk ini? Apakah hanya dengan “tertusuk duri?”

One thought on “About Suban”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s