Mood hilang, berantakan semuanya

Saya adalah type manusia moody. Yaitu mengandalkan mood untuk melakukan sesuatu. Kalau lagi mood nulis, bisa panjang sekali. Tapi kalau lagi nggak mood, males banget mau ngetik kata-kata. Yang buat berabe, pas lagi buat draft,  tiba-tiba ada sesuatu hal yang bisa membuat mood rusak, maka bisa mangkrak bahan (draft)  tulisan sampai menemukan kembali mood. Dan itupun sulit harus memanggil mood kembali. Lebih seringnya ketika hilang mood, bahan atau ide awal tulisan malah tak diupload dan dihapus.
Pernah juga ingin mengolah hasil foto yang saya buat supaya lebih bagus. Alih2 ingin membuat lebih bagus, malah hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Biasanya untuk menjaga mood itu saya harus tetap konsentrasi pada apa yg sedang saya kerjakan. Supaya kualitas mood saya tetap maksimal.
Belakangan, anak2 saya sedang aktif-aktifnya. Mereka lincah sekali. Ingin bertanya itu dan ini. Mengajak bermain. Bermain kartu, catur, sepeda dan lain-lain. Ketika mereka lelah dan tidur, akhirnya saya ikutan lelah.
Hehe… Akhirnya harus tertunda lagi.

Belakangan saya lebih banyak menulis tetapi lebih singkat dan pendek. Karena memanfaatkan sela waktu yang pendek diantara padatnya kesibukan. Lebih banyak mengupload foto2 dari smartphone ketimbang dari kamera DSLR. Karena dari smartphone bisa langsung masuk social media seperti instagram. Sedangkan DSLR harus membuka laptop atau komputer dulu. Dan memerlukan waktu yang lebih panjang. Selain gangguan terhadap mood dan “waktu” bisa jadi gangguan yang lain, misalnya oleh padamnya listrik yang menghilangkan mood.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s